LACAK KRIMINAL- Pekanbaru, baru- baru ini, media sosial menjadi trending topik di jagat maya, diduga Oknum TNI dari kesatuan Kavaleri 6/Rajawali Bhakti Tama (Kikav 6/RBT) di bawah Kodam XIX/Tuanku Tambusai menjadi sorotan.

Terlihat viral beberapa orang yang di duga Debt collectordan
di duga OKNUM TNI, berawal adu mulut dengan Masyarakat nasabah debitur di salah satu tempat di warung yang berada di jalan ARIFIN AHMAD kota pekanbaru Riau pada selasa ( 23/12/2025 ).
Kejadia tersebut, di benarkan oleh YASON GIAWA, SH selaku yang mengalami korban penganiayaan dari salah satu OKNUM TNI tersebut, menurut Yason giawa, berawal ia mendapatkan informasi dari Tokoh Masyarakat Nias dari Perawang.SIMARDIN GEA, menghubungi Yason, menyampaikan ada perampasan mobil keponaanya, maka saya tanya dimana lokasinya, kata Simardin di JL, Arifin Ahmad.
Pada saat itu saya meluncur, dan ketemu dengan mereka di warung, saya tanya dimana orangnya, di tunjuk itu orangnya, simardin sebut, pada saat itu saya tanya siapa kalian, di sebut, nama GUSTIAWAN Cs.
Saya datangi Gustiawan saya tanya baik-baik kamu dari mana, lalu ia diam, saya lihat tas di atas meja. Lalu saya ambil tas itu untuk melihat Gunci mobil, namun Gustiawan merebut tas itu, lalu di kasi dengan temannya.
Lalu, saya mau ambil tas itu dari temanya, lalu temanya yang di duga OKNUM TNI memukul saya. Sehingga saya terjatuh sehingga saya mengalami pecah bibir saya.
lalu si OKNUM TNI tadi melepaskan tembakan ke lantai, lalu saya tanya kamu siapa, ia jawab saya polisi. Pada saat itu saya dan si oknum, kami sama-sama terlibat aduk mulut sehingga saya kejar dan lalu ia lari di luar, sehingga di teriakkan oleh teman saya, di sebut polisi gadungan.
Pada saat itu juga saya mendatangi Polda Riau untuk melaporkan kejadian tersebut, Pada saat ini anggota yang piket menyebutkan bahwa itu bukan Polisi, itu adalah Anggota TNI dari Kavaleri 6/Rajawali Bhakti Tama (Kikav 6/RBT) di bawah Kodam XIX/Tuanku Tambusai.
Saya telusuri kebenaranya apa benar itu anggota TNI, ternyata, nama yang memukul saya, FERI SINAGA yang satu orang lagi Bernama RECO CANDRA keduanya orang itu adalah OKNUM dari Kavaleri 6/Rajawali Bhakti Tama (Kikav 6/RBT) di bawah Kodam XIX/Tuanku Tambusai.
Menurut Yason, ia menyebutkan bahwa, mobil yang di rampas oleh Oknum TNI itu bukan ada masalah tugakkan cicilan, melainkan karena ada DP katanya Gustiawan Cs.
Pada hari kamis ( 25/12 -2025 ) saya mendatangi kantor Dbt collector yang berada di Jl, Arifin Ahmad, di situ saya tanya sama Gustiawan di depan manager perusahaan, saya tanya berapa DP mobil, lalu si Gustiawan diam.
saya sebut DP hanya 15 juta kan, ia katanya si Gustiwan, sedangkan DP yang 15 juta tersebut sudah di bayar oleh si Sojanolo Waruwu.
Sedangkan cicilan kredit lancar pembayaranya, menurut Yason Giawa, mereka itu sudah berencana Bersama OKNUM TNI tersebut untuk merampas dan menguasai mobil tersebut.
Selain itu terlihat beberapa butir amonisi seperti peluru tajam, peluru karet di tas Uknum TNI saat di periksa oleh warga di dalam tas oknum saat tertinggal waktu ia kabur sebut yasonPihaknya akan melaporkan OKNUM TNI tersebut besok jum’at jelas Yason.
berita ini hingga di terbitkan belum di konfirmasi kepada Pimpinan OKNUM TNI, baik kepada pihak ke polisian, ( alwi )










