DKI JAKARTAPROVINSI

Dua Tokoh Pulau Buru Bertemu, Merajut Harapan Untuk Kemajuan Pulau Buru.

348
×

Dua Tokoh Pulau Buru Bertemu, Merajut Harapan Untuk Kemajuan Pulau Buru.

Sebarkan artikel ini
Share Now

LACAK KRIMINAL.COM

Jakarta – Sabtu, 27 Desember 2025 menjadi momentum sederhana namun penuh makna bagi dua tokoh asal Pulau Buru. Ibrahim Wael, Tokoh Adat Pulau Buru Petuanan Kayeli, bersua dengan Bahri Warhangan yang akrab disapa Ari Ambon selaku Ketua Persaudaraan Masyarakat Buru Se-Tanah Jawa.

Pertemuan keduanya berlangsung hangat di Sarinah, Jakarta, diawali dengan ngopi bersama dan berlanjut dengan Makan Malam sebagai penutup silaturahmi.
Suasana yang tercipta begitu alami: tanpa panggung, tanpa protokoler, hanya percakapan dari hati ke hati.

BACA JUGA https://lacakkriminal.com/polres-rokan-hulu-intensifkan-patroli-monitoring-debit-air-antisipasi-potensi-banjir/


Dalam dialog tersebut, keduanya saling berbagi pandangan tentang adat, identitas, dan masa depan masyarakat Buru di tanah rantau.Serta Kemajuan Daerah Terkhusus Pulau Buru Ke depan.
Beta percaya, adat bukan hanya tentang masa lalu. Adat adalah kompas untuk melangkah ke depan Ujar Ibrahim Wael menegaskan dengan sikap tenang namun penuh wibawa.Adat adalah pemersatu karna Adat Di Ciptakan Oleh Para Leluhur Yang Beradab.

Di tengah Perbincangan Ari Ambon Pun Memberikan pandangan yang mengakar pada pengalaman organisasi dan perjalanan hidupnya sebagai anak Rantau.Kita ini jauh dari kampung halaman, Namun Kampung Halaman Selalu dihati Bagi Saya Persaudaraan itu bukan pilihan melainkan kewajiban, Inshaa Allah Kedepan nya Kita Akan kembali Dan bila mungkin Kita akan membawa Program Program yg telah di setujui Pemerintah Lewat Jalur Jalur Loby Kita.

Meski belum melahirkan keputusan formal, pertemuan ini menjadi langkah awal membangun komunikasi dan kolaborasi. Keduanya sepakat bahwa silaturahmi adalah pintu pertama menuju persatuan, dan dari percakapan yang baik akan lahir kerja-kerja besar bagi masyarakat.

Kalau hati sudah tersambung, jalan akan mengikuti. Kita mulai dari sini, pelan-pelan, tapi pasti, tambah Ibrahim Wael Pertemuan sederhana ini mungkin hanya berbalas canda, tawa, dan secangkir kopi. Tetapi bagi mereka yang mengerti, inilah denyut rumah tempat masa lalu, masa kini, dan masa depan bertemu dalam satu ruang. Dan dari ruang kecil itu, semoga lahir langkah-langkah besar demi masyarakat Buru di masa Yang Akan datang.

Ketika di Singgung Terkait Dengan Tambang Gunung Botak Kab Buru Ari Ambon Tersenyum dan berkata
Kita jangan Membahas sesuatu Yg bukan Rana Kita
Namun Bila di mungkin kan semoga Wilayah Gunung Botak menguntungkan Untuk Masyarakat Adat
Serta Nilai Nilai Kearifan Lokal Tetap Terjaga.
Kata Bung Ari Sambil Mengedipkan Mata.

(Amar s)

Share Now