LACAK KRIMINAL.COM
ROHUL – Suasana Ramadan 1447 Hijriah dimaknai sebagai momentum introspeksi dan pembinaan diri. Di tengah semangat itu, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Pasir Pengaraian mempertegas komitmennya menjaga hunian tetap steril dari barang terlarang melalui razia gabungan bersama TNI, Selasa (3/5/2026).” “Bukan sekadar kegiatan rutin, langkah ini menjadi bagian dari strategi deteksi dini yang diperkuat selama bulan suci. Menggandeng personel Koramil 02 Rambah, petugas menyisir kamar hunian warga binaan secara menyeluruh untuk memastikan tidak ada barang-barang yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan.
Razia dipimpin langsung Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Adm Kamtib) Moch. Subhan Zakaria, didampingi Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka.KPLP) Veazanol Kosuma. Selain penggeledahan kamar, tim gabungan juga melakukan tes urine secara acak terhadap 20 warga binaan sebagai langkah preventif mencegah penyalahgunaan narkotika di dalam lapas.”
Ini bukan hanya soal razia, tetapi upaya membangun lingkungan pembinaan yang bersih dan aman. Ramadan harus menjadi momentum memperbaiki diri, dan kami memastikan suasananya tetap kondusif,” ujar Moch. Subhan Zakaria mewakili Kepala Lapas Efendi P Purba.
Dari hasil pemeriksaan, seluruh warga binaan yang mengikuti tes urine dinyatakan negatif narkoba. Capaian ini menjadi indikator bahwa pengawasan berlapis dan sinergi lintas sektor berjalan efektif.
Menurutnya, kolaborasi dengan TNI merupakan bentuk soliditas aparat dalam menjaga stabilitas keamanan, sekaligus mendukung program pemberantasan narkoba dan pencegahan berbagai modus kejahatan di dalam lembaga pemasyarakatan.
Langkah tegas ini sejalan dengan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan, serta bimbingan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau.” “Melalui pengawasan yang diperketat selama Ramadan, Lapas Pasir Pangarayan menegaskan komitmennya menjalankan tugas secara PRIMA—Profesional, Responsif, Berintegritas, Modern, dan Akuntabel—demi memastikan warga binaan dapat menjalani ibadah dengan aman, tertib, dan khusyuk.”
Jurnalis – Bt












