JAWA TIMURPROVINSI

Kebakaran di Pasar Kramat Jati Jakarta Timur Ssekitar 350 Kios Hangus Terbakar

207
×

Kebakaran di Pasar Kramat Jati Jakarta Timur Ssekitar 350 Kios Hangus Terbakar

Sebarkan artikel ini
Share Now

LACAK KRIMINAL.COM

Senin,15/12/2025
Jakarta-Pasar Induk Kramat Jati, Jalan Raya Bogor, Jakarta Timur, Api melahap los pepaya, asap hitam tebal membubung tinggi, pedagang dan warga berhamburan menjauh. Di lokasi pasar yang padat aktivitas itu, deru mobil pemadam dan langkah cepat petugas jadi pemandangan dominan sejak pagi hari ini.

Informasi awal diterima pemadam kebakaran dari masyarakat pada pukul 07.24 WIB. Selang beberapa menit, unit pertama tiba di lokasi pada 07.28 WIB dan operasi pemadaman langsung dimulai pukul 07.29 WIB. Situasi dilaporkan masih merah, menandakan api belum sepenuhnya terkendali.

Objek yang terbakar merupakan pasar milik Badan Usaha Pasar dengan jenis bangunan rendah. Api terfokus di los pepaya, area yang dipenuhi material dagangan mudah terbakar. Kondisi ini membuat api cepat merambat dan menimbulkan asap hitam pekat yang terlihat dari kejauhan. Di tengah kepadatan area pasar, proses penanganan berlangsung intens.

Baca Juga https://lacakkriminal.com/verifikasi-apbd-riau-di-kemendagri-belum-tuntas/

Command Centre Gulkarmat DKI Jakarta menyampaikan keterangan resmi, “Objek pasar di Jalan Raya Bogor (Pasar Induk Kramat Jati) Kelurahan Kampung Tengah, Kecamatan Kramat Jati.”

penyebab kebakaran, kronologi detail, serta ada atau tidaknya korban masih belum diketahui.

Sebanyak 16 unit mobil pemadam kebakaran dengan 80 personel dikerahkan menuju lokasi. Petugas dari Pos Kramat Jati bergerak cepat menggunakan sistem light pressure. Begitu tiba, fokus utama langsung pada penjinakan api agar tidak meluas ke area pasar lainnya yang padat lapak.

Petugas menghadapi tantangan dari material dagangan yang mudah terbakar. Kobaran api terus membesar dan melahap bangunan los pepaya. Meski begitu, upaya pemadaman tetap dilakukan secara terukur, dengan pengaturan posisi unit agar akses air dan pergerakan personel tetap lancar di area sempit.

Hingga saat ini, petugas piket pemadam kebakaran menyatakan kondisi masih merah. Artinya, operasi belum selesai dan pengamanan area terus dilakukan.

situasi seperti ini memang menuntut kesabaran dan koordinasi.

Kepanikan sempat terjadi ketika terdengar dua kali ledakan dari area los pepaya. Berdasarkan pantauan sekitar pukul 07.30 WIB, sejumlah pedagang berlarian menjauh sesaat setelah suara tersebut terdengar. Asap hitam yang tebal membuat jarak pandang berkurang dan suasana pasar berubah mencekam.

Aparat kepolisian di lokasi segera meminta warga dan pedagang menjauh. Langkah ini penting untuk memudahkan proses pemadaman sekaligus menghindari risiko keselamatan. Bayu, petugas keamanan bank di kawasan pasar, menjelaskan kebakaran terjadi sekitar pukul 07.00 WIB.

kejadian ini tentu mengganggu aktivitas pagi yang biasanya ramai. Namun keselamatan tetap jadi prioritas utama. Mengikuti arahan petugas dan menjaga jarak dari titik api menjadi langkah paling masuk akal.

Kondisi saat ini belum ada informasi resmi terkait korban jiwa maupun kerugian material. Penyebab kebakaran juga masih dalam proses penelusuran. Petugas terus berupaya menjinakkan api yang merambat cepat akibat material dagangan yang mudah terbakar.

Kondisi “merah” menandakan proses pemadaman masih berlangsung. Warga dan pedagang diimbau tetap menjauh dari lokasi hingga situasi benar-benar aman. Dalam kondisi darurat seperti ini, mengikuti instruksi petugas lapangan.

(Yudistya.N)

Share Now