Ketua GMP Mengapresiasi Pemerintah Negeri Pelauw menyetujui ada Pembangunan KNMP di dusun Waemital Desa Pelauw Prov Maluku

π•ƒπ•’π•”π•’π•œ π•‚π•£π•šπ•žπ•šπ•Ÿπ•’π•.

Jakarta, Kamis 19 Februari Program pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang diinisiasi oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan merupakan langkah strategis pemerintah dalam mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir. Program ini menjadi bagian dari implementasi visi besar Asta Cita Presiden Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis sektor kelautan dan perikanan.

KNMP difokuskan pada kawasan pesisir yang mayoritas penduduknya berprofesi sebagai nelayan. Pembangunan ini tidak hanya menghadirkan infrastruktur, tetapi juga membangun ekosistem ekonomi perikanan terpadu yang berkelanjutan dan berdaya saing. Di dalam kawasan KNMP nantinya akan dibangun berbagai fasilitas pendukung, seperti tambatan perahu, tempat penyimpanan ikan (cold storage), mini pabrik es (ice flake), toko nelayan, tempat perbaikan kapal, sarana ibadah, instalasi air bersih, akses jalan, kendaraan berpendingin, serta sarana penangkapan ikan lainnya. Selain itu, nelayan dan tenaga kerja setempat akan mendapatkan pembekalan keterampilan dalam penanganan hasil tangkapan, pengelolaan usaha, hingga peningkatan kualitas produksi guna mendorong nilai tambah ekonomi.

Pemerintah telah merealisasikan pembangunan 65 titik KNMP pada tahun 2025 dan menargetkan 1.000 titik tambahan pada tahun 2026 sebagai bagian dari percepatan pembangunan ekonomi pesisir nasional.
Dusun Waemital Dinilai Sangat Layak
Persyaratan utama lokasi KNMP adalah wilayah dengan sekitar 80 persen masyarakat berprofesi sebagai nelayan serta tersedianya lahan clean and clear yang disiapkan pemerintah setempat.
Berdasarkan kriteria tersebut, Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah bersama Pemerintah Negeri Pelauw mengusulkan Dusun Waemital, Desa Pelauw, sebagai calon lokasi pembangunan KNMP di Provinsi Maluku. Data menunjukkan sekitar 90,8 persen masyarakat Dusun Waemital berprofesi sebagai nelayan, sehingga dinilai sangat memenuhi syarat sebagai kawasan sentra perikanan.

BACA JUGA http://KETUA F.SPTI KABUPATEN SIAK LAPORKAN PERUBAHAN KEPENGURUSAN KE DISNAKER SIAK – LACAK KRIMINAL https://share.google/Xe4GuEmwzET6g0llB

𝕂𝕖π•₯𝕦𝕒 𝔾𝕄ℙ 𝕕𝕀 π•π•’π•œπ•’π•£π•₯𝕒 π•Šπ•’π•žπ•‘π•’π•šπ•œπ•’π•Ÿ π”Έπ•‘π•£π•–π•€π•šπ•’π•€π•š π••π•’π•Ÿ π”»π•¦π•œπ•¦π•Ÿπ•˜π•’π•Ÿ β„™π•–π•Ÿπ•¦π•™

Ketua Garda Maningkamu Pelauw (GMP), M. Nur Talaohu, yang saat ini berada di Jakarta, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh atas langkah Pemerintah Negeri Pelauw dalam menyetujui pembangunan KNMP di Dusun Waemital.
Di sela-sela kesibukannya pada bulan Ramadhan, Kamis (19/2), beliau menyampaikan rasa syukur dan harapan agar proses pembangunan dapat berjalan lancar tanpa hambatan administratif maupun teknis.
Saya mengapresiasi usulan pembangunan KNMP di wilayah Desa Pelauw, tepatnya di Dusun Waemital. Dengan mayoritas masyarakat berprofesi sebagai nelayan, penetapan lokasi ini sangat tepat dan strategis. Jika terealisasi, ini akan menjadi titik kebangkitan ekonomi masyarakat pesisir,” tegas M. Nur Talaohu.

Menurutnya, dampak pembangunan KNMP akan sangat luas, mulai dari penyerapan tenaga kerja lokal, peningkatan volume dan kualitas hasil tangkapan, stabilisasi harga ikan, hingga penguatan distribusi kebutuhan konsumsi masyarakat. KNMP juga diharapkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang mampu menggerakkan desa-desa sekitar.

ℂ𝕒𝕝𝕝 π•₯𝕠 𝔸𝕔π•₯π•šπ• π•Ÿ : π•„π• π•žπ•–π•Ÿπ•₯π•¦π•ž π•‚π•–π•“π•’π•Ÿπ•˜π•œπ•šπ•₯π•’π•Ÿ π”Όπ•œπ• π•Ÿπ• π•žπ•š β„™π•–π•€π•šπ•€π•šπ•£

Ketua GMP mengajak seluruh elemen masyarakat, tokoh adat, pemuda, dan pemerintah daerah untuk bersatu mendukung penuh program ini demi kemajuan bersama.Ini bukan sekadar proyek pembangunan, tetapi investasi masa depan bagi anak cucu kita. Mari kita kawal bersama agar KNMP di Dusun Waemital benar-benar terwujud dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat, tutupnya.

(Amar s)