DAERAHSIAK

KEPALA DINAS KESEHATAN SIAK, BUKA SUARA TERKAIT PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN GIZI UNTUK IBU HAMIL DAN ANAK BALITA

458
×

KEPALA DINAS KESEHATAN SIAK, BUKA SUARA TERKAIT PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN GIZI UNTUK IBU HAMIL DAN ANAK BALITA

Sebarkan artikel ini
Share Now

LACAK KRIMINAL.COM

Siak, Terjawab pertanyaan masyarakat terkait makanan pemberian dari Ibu-Ibu pengurus Posyandu yang berada di sekitar kecamatan tualang.

Baru-baru ini dari tahun 2025 menjadi pertanyaan makanan yang sering di antarkan kerumah-rumah oleh Ibu-ibu RK dan Pengurus posyandu. Khususnya di Desa Pinang sebatang timur.

Awalnya tiba-tiba ada pengantar makanan kerumah-rumah yang punya anak balita dan Ibu hamil. Makanan tersebut tidak tau asal usul darimana.

Rupanya makanan tersebut adalah makanan tambahan Gizi dari anggaran Pemerintah Pusat melalui dana DAK Tahun 2025 silam.

Saat Pimpinan Media Lacak Kriminal konfirmasi ke Dinas Kesehatan Siak pada senin (26/1/2026) langsung kepala Dinas Kesehatan Kab. Siak. dr.H. Benny Chairuddin. Sp.An.Kes.

dr H.Benny Chairuddin menjelaskan bahwa program PMT lokal itu bersumber dananya dari Dana DAK.

Pada saat di temui Wartawan dr H.Benny Chairuddin diruang kerjanya di dampingi Kepala Bidang bagian Gizi Dewi suci mirta sari. serta staf Gizi. Rozalina alhalimi, ia memamparkan biaya per porsi untuk Ibu Hamil Rp 21.500 dan untuk makanan gizi balita Rp 16.500.

Untuk setiap wilayah Puskesmas Perawang terdapat 40 orang pelayanan makanan PMT dan Puskesmas Tualang 50 orang.

Menurut Rozalina Alhalimi, selaku membidangi Gizi ia menjelaskan soal menu yang harus di bagikan kepada masyarakat. Ada bahan pokok dari Nasi dan daging Ayam dan telur serta ada buah – buahan juga.

Terkait menu makanan yang di bagikan kepada masyarakat selama ini. Menurutnya sah-sah aja. Itu tergantung Gizi sesuai kebutuhan masing-masing. Selain itu ia menambahkan anggaran yang 21.500 itu anggaran bahan pokok saja. 21.500 termasuk untuk biaya upah masak jelasnya.

Menurut informasi yang di himpun dari masyarakat tualang yang tidak di sebut namanya. Ia menuturkan bahwa makanan yang di antarkan kerumah-rumah ibu hamil dan yang punya anak balita di duga tidak sesuai menu untuk kebutuhan Gizi.

Karena makanan itu seolah-olah hanya sebagai persyaratan untuk menghabiskan uang Negara. Jadi ia minta kepada Bupati Siak untuk turun tangan menyelidiki makanan tambahan Gizi tersebut.

Pihaknya menduga anggaran untuk penyediaan PMT itu hanya menguntungkan orang-orang tertentu, tidak ada dampak untuk pertumbuhan Gizi buat masyarakat.

Ia juga meminta Pihak kepolisian dan kejaksaan siak untuk menelusuri dana tersebut. Apa benar-benar penyaluran makanan itu atau tidak.. ia menduga ada terjadi penyalahgunakan anggaran. Hingga berpotensi ada kerugian Negara, pungkasnya.(Red)

Share Now