DAERAHHUKRIM

Tragedi Berdarah di Setokok: Bentrokan Dua Kelompok Warga Berujung 2 Nyawa Melayang, Polisi Amankan Terduga Pelaku

57
×

Tragedi Berdarah di Setokok: Bentrokan Dua Kelompok Warga Berujung 2 Nyawa Melayang, Polisi Amankan Terduga Pelaku

Sebarkan artikel ini
Share Now

LACAK KRIMINAL.COM

Batam โ€” Suasana di kawasan Setokok, sekitar Jembatan Barelang, Batam, berubah mencekam pada Senin (14/9/2026). Bentrokan antar kelompok yang diduga berkaitan dengan konflik lahan pecah dan berujung pada jatuhnya korban jiwa.

Delapan orang dilaporkan menjadi korban dalam peristiwa tersebut. Dua orang meninggal dunia, sementara enam korban lainnya masih menjalani perawatan intensif.

Dua Nyawa Melayang, Keluarga Menuntut Keadilan

Bagi keluarga korban, peristiwa tersebut bukan sekadar bentrokan antarkelompok. Ada kehilangan besar yang tidak dapat dikembalikan.

Tangis pecah ketika kabar mengenai meninggalnya dua korban sampai kepada keluarga. Harapan untuk kembali bertemu orang tercinta berubah menjadi duka yang harus mereka terima untuk sepanjang hidup.

Keluarga korban berharap seluruh pihak yang terbukti terlibat dapat ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku. Mereka meminta agar penegakan hukum dilakukan secara transparan dan menyeluruh sehingga tidak ada pihak yang merasa keadilan bagi korban diabaikan.

Dua nyawa telah pergi. Delapan orang menjadi korban. Dua keluarga kehilangan orang yang mereka cintai, sementara enam korban lainnya masih berjuang mendapatkan kesembuhan.

Polda Kepri Turun Tangan

Kepolisian Daerah Kepulauan Riau bergerak menangani peristiwa tersebut. Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin memastikan satu orang yang diduga terlibat telah diamankan bersama barang bukti.

โ€œKejadian itu sedang kami dalami, masyarakat percayakan kepada polisi untuk mengungkap kasus ini lebih dalam,โ€ ujar Asep kepada Batamnews, Senin (14/9/2026).

Asep menegaskan, berdasarkan informasi yang diperoleh kepolisian sejauh ini, bentrokan tersebut tidak dilatarbelakangi persoalan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

Karena itu, ia meminta masyarakat tidak mengaitkan kejadian tersebut dengan kelompok atau golongan tertentu yang berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

โ€œKami minta masyarakat tetap tenang dan percayakan kepada polisi untuk proses hukumnya,โ€ ujar dia.

Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk mengungkap secara jelas rangkaian kejadian, termasuk peran masing-masing pihak yang terlibat serta penyebab terjadinya bentrokan.

Kapolda Kepri juga mendatangi rumah sakit untuk memastikan kondisi para korban. Berdasarkan informasi sementara yang disampaikan, terdapat dua korban meninggal dunia, sedangkan korban lainnya masih mendapatkan penanganan medis.

Kini harapan keluarga korban hanya satu: keadilan ditegakkan, seluruh fakta diungkap, dan siapa pun yang terbukti bertanggung jawab diproses sesuai hukum.

Semoga tragedi di Setokok menjadi pelajaran bagi semua pihak bahwa tidak ada konflik, sengketa, maupun persoalan lahan yang layak dibayar dengan nyawa manusia.

Hingga berita ini diturunkan, identitas dua korban meninggal dunia belum diperoleh. Polisi juga belum menyampaikan secara terperinci mengenai dugaan sengketa lahan yang menjadi pemicu bentrokan tersebut. (red/julian)

Share Now