HUKRIMPROVINSI

KASUS KEMATIAN BRIPDA NATANAEL SIMANUNGKALIT DI MESS BINTARA, PROPAM POLDA KEPRI TETAPKAN BRIPDA AS JADI TERSANGKA

64
×

KASUS KEMATIAN BRIPDA NATANAEL SIMANUNGKALIT DI MESS BINTARA, PROPAM POLDA KEPRI TETAPKAN BRIPDA AS JADI TERSANGKA

Sebarkan artikel ini
Share Now

LACAK KRIMINAL.COM

Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Kepulauan Riau (Kepri) menetapkan satu orang anggota sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan yang menewaskan Bripda Natanael Simanungkalit, personel Direktorat Samapta Polda Kepri.

Korban ditemukan meninggal dunia di kamar Rusun Mess Bintara Polda Kepri pada Senin malam, 13 April 2026.

Kabid Propam Polda Kepri, Kombes Pol Eddwi Kurniyanto, mengungkapkan bahwa tersangka yang telah diamankan berinisial Bripda AS, yang juga merupakan senior korban di satuan yang sama.

“Untuk sementara baru satu orang yang kami tetapkan sebagai tersangka, yaitu Bripda AS. Yang bersangkutan sudah kami amankan dan sedang menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya dalam keterangannya, Selasa (14/4/2026).

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, peristiwa bermula dari pemeriksaan kedisiplinan terkait pelaksanaan tugas rutin atau kurve (kerja bakti lingkungan asrama) yang diduga tidak dijalankan oleh sejumlah anggota.

Pada Senin malam sekitar pukul 23.00 WIB, para anggota yang diduga tidak melaksanakan tugas tersebut dipanggil ke salah satu kamar di Rusun Mess Bintara untuk dimintai keterangan.

Bripda Natanael disebut datang belakangan setelah beberapa rekan lainnya lebih dulu hadir.

“Pemanggilan itu terkait dugaan pelanggaran disiplin. Namun dalam proses tersebut, terjadi insiden yang mengarah pada tindakan kekerasan,” jelas Eddwi.

BACA JUGA https://lacakkriminal.com/proyek-homestay-berujung-dugaan-penipuan-dan-penggelapan-25-ac-terpasang-tapi-tak-dibayar/

Propam Polda Kepri juga menyebutkan bahwa dalam insiden tersebut tidak hanya Bripda Natanael yang menjadi korban. Seorang anggota lain, Bripda JP, juga mengalami luka namun dalam kondisi ringan dan telah menjalani visum.

Hal ini membuat penyidik masih membuka kemungkinan adanya keterlibatan personel lain dalam peristiwa tersebut. Hingga saat ini, sedikitnya delapan anggota telah dimintai keterangan sebagai saksi untuk memperjelas kronologi kejadian.

“Penyelidikan masih terus berjalan. Kami mendalami apakah ada pihak lain yang turut terlibat selain tersangka yang sudah ditetapkan,” tambahnya.

Usai ditemukan meninggal dunia, jenazah Bripda Natanael langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan autopsi. Proses ini dilakukan guna memastikan penyebab pasti kematian korban secara medis.

Sementara itu, Polda Kepri menyatakan turut berduka atas kejadian tersebut dan menegaskan komitmennya untuk mengusut kasus ini hingga tuntas.

“Kami akan mengungkap seluruh fakta secara transparan dan menindak tegas siapa pun yang terbukti terlibat,” tegas Kabid Propam. Red

Share Now